
Tanah dijual di Yogya adalah yang termahal ketiga setelah Bali dan Jakarta. Meski demikian, tetap banyak masyarakat yang tertarik untuk membeli tanah. Baik untuk dijadikan sebagai investasi atau mendirikan hunian pribadi.
Pembeli tidak hanya masyarakat Yogya saja tetapi juga dari luar provinsi. Konsumen luar Yogya ini jadi salah satu penyebab harga tanah makin mahal sebab mereka membeli tanpa menawar.
Ditawarkan dengan harga berapapun tidak akan jadi masalah bagi mereka yang berniat untuk investasi. Selain karena konsumen yang tidak menawar ini ada beberapa sebab lainnya mengapa tanah dijual di Yogya mahal, berikut penjelasannya.
4 Sebab Tanah Dijual di Yogya Mahal
Sudah bukan rahasia lagi bahwa harga tanah setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kenyataan ini juga yang menjadi alasan tanah dijadikan sebagai instrument investasi jangka panjang. Berikut adalah penyebab mengapa tanah di Yogya mahal.
- Peningkatan Pertumbuhan Properti
Yogya merupakan salah satu daerah yang tingkat pertumbuhan propertinya tinggi. Semakin banyak orang dari luar kota yang tertarik memiliki hunian dan tempat usaha sehingga menyebabkan peningkatan permintaan akan lahan.
Khususnya untuk membuka usaha, tanah dijual di Yogya selalu jadi rebutan karena prospeknya cukup tinggi. Hal ini terjadi karena kota DIY merupakan kota tujuan wisata yang dengan masif bisa menyerap wisatawan sekaligus konsumen berbagai produk usaha.

Wisatawan domestik dan mancanegara menjadi pasar potensial berbagai komoditi usaha. Diantaranya makanan dan minuman, souvenir, bahkan jasa. Hal ini juga jadi penyebab makin menjamurnya bisnis perhotelan.
- Yogya Merupakan Kota Pelajar
Sebab kedua adalah predikat sebagai kota pelajar dimana banyak sekali universitas dan perguruan tinggi di DIY. Banyaknya pelajar dari berbagai penjuru nusantara yang datang dan bermukim mendorong pertumbuhan bisnis kos-kosan.
Tiap tahun tarif kos makin meningkat seiring meningkatnya permintaan. Tingginya permintaan terhadap penyedia jasa kos mendorong para investor khususnya untuk membeli tanah kemudian dijadikan sebagai kos-kosan.
Hadirnya kos-kosan tentu saja akan turut mendorong bisnis lain yang menyediakan kebutuhan anak kos. Seperti toko alat tulis, toko sembako, toko kebutuhan harian lainnya dan yang selalu mengikuti adalah warung makan.

- Kota Wisata
Predikat satu ini juga tidak bisa dipisahkan dari DIY. Mulai dari wisata dalam kota sampai wisata alam semuanya ada. Menariknya tarif masuk lokasi wisata serta akomodasinya sangat terjangkau.
Biaya terjangkau inilah yang menjadi salah satu faktor penarik kunjungan wisatawan. Makin banyaknya jumlah kunjungan wisatawan menuntut pemenuhan kebutuhan lainnya dalam jumlah besar.
Inilah mengapa di Yogya makin banyak resto, pusat jajanan dan oleh-oleh, pusat perbelanjaan dan fasilitas umum penunjang wisata. Pembangunan fasilitas penunjang wisata tersebut tentu membutuhkan lahan yang luas, inilah penyebab naiknya tanah dijual di Yogya.

- Iklim yang Nyaman
Iklim Yogya yang nyaman untuk tempat tinggal menjadikan tanah dan property semakin mahal. Tidak sedikit masyarakat luar Yogya bahkan diantaranya adalah publik figur memilih tinggal di kota ini karena kenyamanan tersebut.
Iklim di sini bukan sekedar cuaca, udara dan faktor lingkungan lainnya. Tapi juga tersedianya fasilitas umum yang diperlukan sehari-hari, kemudian juga kemudahan akses pendidikan sampai kebutuhan hiburan.
Paket lengkap tersebut menyebabkan peningkatan harga tanah dari tahun ke tahun. Peningkatan harga ini tidak hanya terjadi di daerah tengah kota saja tapi juga sampai pinggiran DIY seperti di Sleman, Bantul dan Kulonprogo.
Bukan hanya karena faktor inflasi, kenaikan harga tanah tiap tahun merupakan suatu kondisi wajar dan sudah banyak diprediksi para pakar ekonomi. Cukup menjanjikan keuntungan jika Anda memutuskan untuk membeli tanah dijual di Yogya.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai tanah di Jogja, Anda bisa mengaksesnya di website kami https://jualtanahjogja.com/ . Anda juga bisa klik link WhatsApp di https://wa.me/6281929391979 (Savira) untuk terhubung langsung dengan tim kami.